Latar Belakang Takor FISIP UI Tier 2 Memekarkan Diri

  • 0

Latar Belakang Takor FISIP UI Tier 2 Memekarkan Diri

Oleh NiNata a.k.a Firmansyah Alam Akbar (Leader)

Edited by: Sanuel a.k.a Ihsanul Afwan (Co-Lead)

Note :

Walau mekar, tetapi antara Takor 1 dan Takor 2 masih menjalin relasi, syncron dan menjalin kasih dalam harmoni 🙂

Sekedar sharing pengalaman kecil tentang COC bahwa saya secara individu telah menemui banyak pemain yang tidak segan dalam menggunakan uang mereka untuk menambah daya tempur dari pasukan dan desa mereka. Saya dan ID saya NinNata @ Takor juga sempat mencoba untuk melakukan penukaran antara real money dan gem, menurut saya itu sah-sah saja dan dalam Clan Wars saya dan kawan-kawan juga udah menemui banyak Clan yang isinya adalah para gem buyer. Mengimbangi mereka dari segi firepower tentu hampir mustahil, tapi menurut saya dalam perang bukan hanya kekuatan yang menjadi kunci tapi “Strategi” tempur yang bisa menciptakan sebuah kemenangan bahkan sebelum pertempuran. Dari akumulasi pengalaman munculah berbagai bentuk pengetahuan dan kebijaksanaan. Kami dari Clan Takor FISIP UI telah mengalami berbagai macam bentuk rintangan mulai dari perpecahaan hingga perang berdarah tiada akhir dengan para pengguna gem atau gem user. Perlu saya akui bahwa itu bukan hal yang mudah, dalam hal sejarah Clan sendiri Takor FISIP UI Tier 2 dalam alur sejarahnya adalah pecahan dari Takor FISIP UI Tier 1. Perbedaan diantara kami terletak pada materi dan strategi, walau saya sendiri perlu menekankan bahwa disini sama sekali tidak ada perbedaan yang berlandaskan sentiment atau segala bentuk sarkasme diantara keduanya.

Clan Takor FISIP UI Tier 1 adalah kumpulan dari mereka yang merupakan alumni dan orang-orang yang sebagian besar adalah gem user mengingat kebanyakan dari mereka telah bekerja dan punya penghasilan sendiri. Saya dulunya juga anggota dari Takor FISIP UI Tier 1 sebelum Takor FISIP UI Tier 2 saya buat karena beberapa urgensi. Saya yang masih mahasiswa dan punya orientasi “hemat”, sadar bahwa suatu saat nanti saya akan tertinggal dan mungkin tidak bisa mengimbangi mereka lagi dalam hal firepower karena kemampuan para anggota Takor FISIP UI Tier 1 dalam royalitas gem. Oleh karena itu, saya berusaha memantapkan strategi sebagai ganti dari kelemahan saya dalam hal materialitas dan ketidakmampuan dalam menggunakan gem sebagai bentuk loyalitas demi mengikuti alur perkembangan Clan. Strategi yang terpikirkan dalam benak saya sebenarnya beragam, mulai dari farming mode, trivia, sampe war strategy, namun tampaknya semua hasil pemikiran saya tidak mendapatkan sambutan yang baik dari Takor FISIP UI Tier 1 kala itu.

Sadar bahwa ada perbedaan yang cukup fundamental antara saya dan para anggota yang mayoritasnya adalah Alumni, saya mulai menciptakan desain tentang Takor FISIP UI Tier 2 dengan ide dasar “Takor Junior” atau Takor dengan anggota mayoritas mahasiswa. Di Takor FISIP UI Tier 2 pada awal berdiri, saya masih sangat ingat bahwa hanya ada lima sampai sepuluh orang. Mereka adalah para alumni Takor 1 yuang juga ikut bergabung bersama saya karena kesamaan Visi. Antara lain Elek (Tirto, Politik UI 2011); Sanuel (Ihsanul Afwan, Antropologi UI 2013); Kevin Nobel (Sosiologi UI 2013); Vodaking (Wildan, Sosiologi 2013); COC 007 (Latif, Pol UI 2011); Cio, Besley, dan lainnya. Oleh karena kesetiaan mereka itu FISIP UI Tier 2 sekarang masih ada dan terus berkembang. Dalam pengalaman mendirikan sebuah Clan juga banyak hal yang terjadi dari persengketaan, perbedaan pola pikir, anggota yang kabur dan bahkan pecah jadi clan-clan kecil. Ibarat partai, Takor FISIP UI Tier 2 bisa dibilang Partai Beringin yang telah menelurkan banyak partai-partai lainnya. Berbagai macam pertempuran berdarah juga telah dialami Takor FISIP UI Tier 2, terutama dengan para pesaing tangguh clan sebelah sampai para gem user. Menurut saya sendiri hal ini bisa berdampak pada eksistensi clan terutama dari perpecahan yang jujur menghilangkan separuh anggota dari clan saat itu, saya tidak tau harus berkata apa tapi yang jelas, I am glad that somehow “We Made to Survive”.

Sadar akan banyaknya keterbatasan, kami mulai mencoba merancang sebuah desain Takor FISIP UI Tier 2 yang lebih detail dan sustainable. Dalam perang misalnya, seperti pendapat Ihsanul Afwan bahwa kami sadar dalam firepower kami memang bisa dibilang dibawah rata-rata, oleh karena itu kami mencoba memaksimalkan potensi dalam agenda setting dan strategi. Disitulah kami mulai bereksperimentasi terhadap berbagai macam situasi dan menjadi lebih bijak untuk menutupi kelemahan kami dalam sebuah pertempuran. Memang dengan strategi yang baik sekalipun kemenangan tidak selalu menjadi miliki kami selamanya, terkadang kami juga mengalami kekalahan karena ada beberapa anggota yang tidak melakukan tanggung jawabnya sesuai dengan kesepakatan. Hal ini juga berakibat pada perselisihan, perdebatan, hingga perpecahan seperti yang udah saya jelaskan sebelumnya. Setelah semua pengalaman yang saya alami dari susah senang Takor FISIP UI Tier 2 saya sadar bahwa ada satu hal yang hanya bisa dipelajari oleh mereka yang lemah, yakni “Kebijaksanaan”. Di dunia tidak ada sebuah definisi tentang keniscayaan bahwa yang lemah selalu kalah, justru yang lemah harus belajar untuk menjadi bijaksana dalam menutupi kelemahan mereka.

 

“Dalam pertempuran. Hanya mereka yang lemah belajar tentang arti dari kebijaksanaan, mereka yang kuat hanya belajar untuk menang”

 

Spoiler Intro Takor FISIP UI Tier 2

 

Please follow and like us:

Leave a Reply