Berhenti Menyebut “Padang”!

  • 16

Berhenti Menyebut “Padang”!

Category : Uncategorized

01
Tahun ajaran baru dimulai! Wajah-wajah baru bermunculan di lingkungan kampus. Ada yang lucu, imut, cantik, polos, hingga boros. Ada satu hal yang akan terus terjadi pada mahasiswa baru; ditanya “berasal dari (daerah) mana”. Tiga tahun kuliah di UI setidaknya membuka mata saya bahwa ada satu kesalahan besar yang selalu terjadi turun temurun hingga sekarang bagi mahasiswa yang berasal dari Sumatera Barat di kampus UI maupun kampus lain yang berada di luar Sumatera pada umumnya.

Mahasiswa yang berasal dari Sumatera Barat akan mengidentifikasikan dirinya sebagai orang “Padang”. Tampaknya ibukota Sumatera Barat ini terlalu populer sehingga tidak bisa menyebutkan daerah lain. Mahasiswa yang berasal dari Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, Batusangkar, Sawahlunto, Solok, dan banyak kabupaten/ kota lain di Sumatera Barat pada umumnya menyebut dirinya sebagai orang Padang. Padahal jawaban tersebut sangat salah, kasarnya; Bohong! Padang hanyalah ibu kota provinsi Sumatera Barat. Sedangkan provinsi ini memiliki belasan kabupaten dan kota yang sama sekali berbeda secara geografis. Bagaimana bisa ibukota disamakan dengan provinsi? Sama saja seperti anda keluar negeri, lalu ngaku dari Bali ketika ditanya, padahal aslinya dari Medan. Tetapi karena maksudnya sama-sama Indonesia, dan Bali lebih dikenal lantas menyebut diri dari Bali. Tapi tetap saja salah kan?

Kesalahan ini sudah terjadi sejak lama dan tidak akan berakhir jika masih banyak orang Minang menyebut dirinya sebagai orang Padang. Kita selalu melihat segala hal tentang“Padang”, mulai dari Nasi Padang, sate Padang, oleh-oleh khas Padang, dan sebagainya. Lucunya lagi ada tulisan “Warung Nasi Payakumbuh,  asli masakan Padang”, ada juga berita di TV yang dengan gagah menulis lokasi yang salah, seperti ” Kota Solok, Padang” dua daerah yang sama sekali berbeda. Hal ini terjadi karena orang Minang sendiri juga membuat kesalahan tersebut. Coba saja anda datangi warung nasi Padang, tanya asalnya. Saya bisa jamin tidak semuanya asli dari Padang, melainkan Pariaman, Bukittinggi, dan lain-lain.

Jika maksud dari “orang Padang” ini adalah Minangkabau, salah satu suku bangsa di Indonesia, maka hal itu juga tidak bisa dibenarkan. Padang adalah suatu daerah yang memiliki batasan administratif, bersifat tetap, dan kaku (tidak bisa berpindah), sedangkan Minangkabau adalah sebutan yang melekat pada suatu kelompok/ suku yang mendiami wilayah tertentu, sehingga memungkinkan terjadinya migrasi. Minangkabau juga tidak hanya Sumatera Barat. Selama ini banyak orang berfikir Minangkabau pasti Sumatera Barat, dan Sumatera Barat pasti orang Minang. Hal tersebut keliru, karena secara batasan wilayah, Minangkabau bahkan sudah sampai Pekanbaru, Jambi, hingga Negeri Sembilan di Malaysia (baca batasan wilayah Minangkabau).

“Tapi kan maksudnya sama saja, biar orang paham, lagian orang lebih tau dengan Padang”

Jawaban itu muncul dari salah seorang teman saya dari Batusangkar yang mengaku orang Padang ketika bertemu saya pertama kali. Mungkin anda juga berfikir hal yang sama, bahwa orang lain lebih mengenal Padang. Ya, bagaimana bisa orang lain mengenal daerah selain Padang jika anda terus-terusan menyebut Padang dan tidak berani mengatakan daerah anda sesungguhnya. Saya hanyalah satu dari sedikit anak yang “nyinyir” tidak mau disebut orang Padang. Hal ini karena saya merasa dan memang bukan dari Padang, tetapi Padang Panjang. Menyebut Padang Panjang pun sudah membuat orang lain bingung, “itu daerah mana?” “Oooh Padang”, “tidak saya bukan Padang, tapi Padang Panjang, Sumatera Barat” Jawab saya. “Padang itu kota , kalau bilang saya orang Minang, Iya. Tapi minang, bukan hanya Padang” saya coba menjelaskan lagi. “Ooh, ya- ya- ya” Setelah dijelaskan, dia tanya lagi “ jadi kapan balik dari Minang?” wkwkw… salah lagi! Sulit. Saya sudah menjelaskan perbedaannya diatas ya, coba baca lagi. Bayangkan, Padang Panjang saja yang kata “Padang” nya masih lekat sudah membuat orang lain bingung, apalagi menyebut Bukittinggi, Sijunjung, Batusangkar, Pasaman, Sawahlunto, dan sebagainya. Akan tetapi, sampai kapan kita mau terus berada pada bayang-bayang Padang? Berhentilah menyebut dari “Padang”, jika memang anda bukan berasal dari Kota Padang. Tidakkah anda ingin mengenalkan daerah lain yang tidak kalah hebatnya dengan Padang di Sumatera Barat? Saya yakin, jika semua orang Minang berani menjelaskan daerah asalnya bukan Padang, tidak menutup kemungkinan daerah itu akan dikenal, diketahui, dan disukai lebih dari Padang saat ini. Namun terlepas dari maksud untuk mengenalkan daerah lain dan ingin Minang tidak hanya dianggap sebagai Padang, saya hanya ingin menyampaikan suatu hal, ilmu yang semoga bermanfaat.

Depok, 29 Juli 2016

Tulisan ini tidak bermaksud menyinggung perasaan satu , dua, atau sekelompok orang/ daerah yang disebutkan pada tulisan. Jika ada kesalahan, mohon dikoreksi dan diluruskan. Salam,

Ihsanul Afwan, Antropologi Universitas Indonesia 2013

 

 

Saat ini blog ihsanulafwan.com akan update tiap Rabu, Jumat, dan Minggu  antara pukul 20.00 – 23.55 WIB
Isinya gak penting sih, cuma coretan-coretan pesan kesan, saran, masukan, opini, dan curhatan gak jelas. Kalau mau mampir, silahkan
🙂

Please follow and like us:

16 Comments

khaisar

29/07/2016 at 11:20 pm

Kenapa hal yg ngak perlu harus di upload2 , itu kan ngk mnjdi hal yg terlalu sensitif , org mau jawab apa ya suka2 dia lh bro

    Ihsanul Afwan

    30/07/2016 at 4:00 am

    pertama, saya tidak menujukan tulisan ini untuk saudara.
    kedua, ya suka-suka saya juga mau nulis apa, seperti anggapan saudara yang bilang suka-suka orang. Jika orang saudara bebaskan berbicara/ jawab, kenapa saya tidak?

    salam untuk keluarga
    🙂

Isradani H.

30/07/2016 at 10:15 am

Bagus vroh, 👍

    Ihsanul Afwan

    30/07/2016 at 12:23 pm

    terima kasih banyak kak. Sukses buat kakak 🙂

ronal

30/07/2016 at 4:44 pm

benar juga tu gan.. kebanyakan orang, kalo di tanya asal,jawabnya padang.. karna apa? padang lebih di kenal orang.
emang agan orng mana? padang panjang?

    Ihsanul Afwan

    10/08/2016 at 7:39 pm

    wkwkwkw… iya gan, karena Padang lebih dikenal. Tapi kota kita yang lain tidak akan bisa dikenal, jika kita sendiri tidak mengenalkannya.. hhehehe 🙂

Maharani

30/07/2016 at 6:32 pm

Setuju kak, saya juga kadanf suka greget sendiri kalau nonton tv orang minang disangka padang semua padahal saya juga orang minang tapi bukan orang padang trus saya apa dong(?) /abaikan 😂

    Ihsanul Afwan

    10/08/2016 at 7:40 pm

    mantap nih mengerti bedanya.. hahah wakakkaakka sabar aja, tapi coba kenalkan daerah sendiri ya. Jika tidak bisa, kenalkan aja perbedaannya. sekedar sharing ilmu. hahaha

aldi

31/07/2016 at 10:08 am

itu normal aja kok min,,
nnti klo di jawab orng payakumbuh nanti pasti keluar pertanyaan selanjutnya, seperti payakumbuh tu dmna?

    Ihsanul Afwan

    10/08/2016 at 7:41 pm

    wkwkkw bener banget kak Aldi, emang wajar kok. Pasti ditanya Payakumbuh itu dimana. hahah beda kalo jawab Padang, kayaknya semua orang udah tau itu di Sumatera Barat

Valenzio Triumfetta

31/07/2016 at 10:41 am

Hahaha bener.. Saya juga merantau dan banyak yang bilang orang padang.. Wkwkwk padahal saya orang Solok.. Hahaha.. Tp saya sudah mencoba untuk menjelaskan kepada teman-teman saya kalau sumatra Barat punya banyak kota dan kabupaten..

    Ihsanul Afwan

    10/08/2016 at 7:42 pm

    wah bagus sekali kak. mencoba mengenalkan atau seenggaknya ngasih tau bedanya Padang dan Minang. hahah.
    orang lain ga bakal tau kota lain, jika kita sendiri tidak mengenalkannya.. hhehehe 🙂

Rizka Yolanda Muhadi

31/07/2016 at 5:02 pm

Nah ini diaaa nih, saya juga yang berasal dari padang kadang suka gimana gitu kalo orang bilang dia padang tapi ternyata padangnya bukan di kota padang, kesel sih engga cuma geregetan aja gitu kenapa sumatera barat semuanya dibilang padang, belum lagi kalo saya ditanya “kamu tinggal dimana? Saya jawab padang eh mereka malah nanya, padang mana? Laaah Padang ya cuma satu kota Padang, mereka pasti mikir kalo Bukittinggi itu Padang, Pariaman juga Padang padahal bukan. Setuju saya sama post nya kak, ga ada salahnya kita mulai membudayakan menyebutkan asal daerah sesuai namanya, jadi orang diluar sumatera barat juga bisa kenal dan tau sama daerah lainnya yang ada di sumatera barat, engga cuma Padang aja. Dua jempol buat postingannya kak.

    Ihsanul Afwan

    10/08/2016 at 7:48 pm

    Wah, iya kak. Ternyata banyak juga orang Padang, eh orang Minang yang sadar akan hal ini. hehehe…
    Iya kesel gregetan gimana gitu kak. Yap, benar sekali. kita harus membiasakan memberi tahu daerah lain sejujurnya. hahaha
    orang lain ga bakal tau kota lain, jika kita sendiri tidak mengenalkannya.. hhehehe 🙂
    Terima kasih atas komentarnya kak!

Aldi

13/12/2016 at 10:33 am

Waduh semuanya jangan salah kaprah laah apa salahnya mereka menyebutkan diri mereka orang padang,toh kalau misalkan merekan menyebut kota asli mereka gmn??,ntar yg ada “itu di mana yaa??”,tu makanga mereka too the point gak berbelit”

    Ihsanul Afwan

    25/12/2016 at 9:49 am

    iya kak 🙂 gak masalah kok, ini juga cuma argumen 🙂
    Ya sebagian orang milih simpel dg blg “Padang”.
    Sebagian lagi nyebut daerahnya, lalu dijelasin itu di Sumatera Barat 🙂

Leave a Reply