ADKESMA, Jangan Dipandang Sebelah Mata

  • 0

ADKESMA, Jangan Dipandang Sebelah Mata

Berfikir untuk masuk ADKESMA? Sedang mencari referensi divisi apa yang cocok untuk

anda? Atau hanya sekedar mencari informasi mengenai ADKESMA? Silahkan baca tulisan ini.

Tidak ada maksud untuk menyinggung atau memburukkan divisi lain selain ADKESMA dalam tulisan ini. Hanya mengungkap sesuatu yang tidak diketahui mahasiswa pada umumnya. Sehingga diharapkan mampu merubah paradigm negatif pada ADKESMA selama ini.

——

Suatu ketika saya pernah mengobrol ringan sambil menyeruput ice coffe bersama rekan-rekan saya di tempat favorit kami, kedai kopi yang semua dindingnya terbuat dari kaca bening itu. Hingga sampai pada pembicaraan mengenai ADKESMA, barulah saya sadar bahwa opini ini harus diluruskan. Kebanyakan diantara mahasiswa mengira bahwa ADKESMA bekerja dengan santai, tidak sulit, atau lebih kasar lagi, “Gabut”. Benarkah demikian? Mari saya paparkan fakta-fakta yang (semoga) bisa merubah pandangan Anda tentang ADKESMA.

Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa (ADKESMA) adalah salah satu divisi yang terdapat pada organisasi eksekutif kampus yang selalu ada dari tingkat BEM Universitas, Fakultas, hingga Himpunan (Jurusan). Namun, banyak mahasiswa yang menduga ADKESMA hanya mengurus beasiswa. Dangkalnya, hanya membagikan info-info beasiswanya saja. Dibanding dengan divisi lain, ADKESMA adalah salah satu divisi yang paling tidak terlihat kerjanya. Ya, bagi beberapa orang mungkin pernyataan itu ada benarnya. Karena sejatinya ADKESMA bekerja secara kalem (not published-red). Tahukah Anda? Selain ADKESMA tidak pernah berhenti bekerja mengurus mahasiswa, pekerjaannya juga cenderung dadakan. Misalnya pada hari libur, apabila ada masalah yang menyangkut akademik, psikologis, atau ekonomi mahasiswa, ADKESMA akan diminta turun pertama kali. Maka apabila anda ingin masuk ADKESMA, pertama-tama anda harus siap untuk tidak terlihat bekerja, sekali lagi “tidak terlihat bekerja”, bukan terlihat tidak bekerja. Karena itu adalah dua kalimat yang kontradiktif. Tidak terlihat bekerja maksudnya Anda bekerja memang tidak di publikasi, pun hingar bingar acara seperti acara besar yang diadakan divisi lain. Acara besar yang diadakan ADKESMA sehingga terlihat oleh orang banyak hanya seperti seminar beasiswa, temu bareng dosen, evaluasi bersama, atau pada jurusan saya disebut Listening (Mengumpulkan aspirasi mahasiswa tentang keluh kesah selama periode akademik tertentu). Selebihnya anda akan lebih banyak bekerja dibalik layar.

Semua mahasiswa pernah merasakan manfaat ADKESMA, namun kebanyakan tidak menyadarinya. Masih ingatkah anda saat pertama kali lulus dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini? Kepada siapa anda bertanya tentang hal yang anda ragukan? Selain Samaba(sahabat mahasiswa baru), ADKESMA lah yang bekerja membantu anda bahkan pada hari dimana mahasiswa lain sedang menikmati masa libur panjang. ADKESMA juga yang mengurusi alur pemberian informasi pada calon maba, membantu mengurus BOP nya, menjawab pertanyaan-pertanyaan calon maba yang bertubi-tubi, dan memastikan tidak ada maba yang ketinggalan informasi. Ah, hanya memberi informasi, tidaklah sulit! Its wrong… Pernahkah anda mengalami atau setidaknya bayangkan saat anda duduk bercengkarama dengan keluarga, atau sedang enak-enaknya bermain game, istirahat bersama sahabat, atau serius melakukan sesuatu, tiba-tiba ada sms masuk dari maba yang bertanya tentang irs nya yang tidak bisa di isi, pembayaran biaya kuliah yang gagal, dan berbagai pertanyaan lainnya. Bagaimana cara anda menjawab? Tentu anda harus bertanya pada pihak terkait seperti kemahasiswaan atau mahalum. Pekerjaan ini tidak sebentar. Sampai mahasiswa itu belum selesai urusannya, pekerjaan anda belum usai. Anda harus ikhlas meluangkan waktu untuk hal ini. Tak semudah bayangan anda bukan? Ya tapi tidak juga sesulit yang anda fikirkan jika anda memiliki hati yang tulus untuk membantu. Jadi, hal kedua yang harus anda miliki adalah hati yang tulus ikhlas.

Selanjutnya, mengenai beasiswa. Bagi sebagian orang adalah hal yang biasa, tidak terlalu penting, atau pekerjaan mudah bagi ADKESMA. Tidak begitu juga! ADKESMA sejatinya bertanggung jawab agar informasi ini sampai, hingga mahasiswa yang membutuhkan benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Bahkan untuk beasiswa seperti Bidik Misi, ADKESMA harus bekerja keras membantu penerima beasiswa agar tidak diputus kontraknya. Karena banyak juga mahasiswa yang dengan berbagai alasan tertentu tidak mengikuti kegiatan wajib penerima beasiswa, sehingga harus di advokasi apabila mengalami kendala. Kewajiban ini apabila tidak dilakukan penerima beasiswa, misalnya mengikuti seminar, membuat suatu karya, atau lainnya, bisa diputus kontraknya oleh pemberi beasiswa. Tentu hal ini tidak baik, maka dari itu ADKESMA bekerja mencegah hal ini terjadi. Misalnya menghubungi penerima beasiswa,memastikan dia membuat LPJ, dan sebagainya.

Pada kasus lain misalnya, ada slot beasiswa yang kosong. Dan ADKESMA diminta untuk merekomendasikan nama tertentu yang dirasa berhak atau mahasiswa yang sangat membutuhkan beasiswa. Hal ini tentu juga tidak mudah. ADKESMA harus turun langsung, mengamati, mencermati, dan memilih calon penerima agar tepat sasaran. Apabila sudah ada calon-calon yang didapat, ADKESMA harus mewawancarai calon penerima lagi. Kemudian memeriksa berkas, dan melengkapi data apabila ada yang kurang. Menyita waktu bukan? Pernah suatu ketika deadline penggantian calon penerima beasiswa adalah pada hari dimana saya sedang presentasi pada suatu kelas. Maka dengan segala cara saya bekerja ekstra agar dapat melaksanakan tugas saya seperti meminta surat pada departemen dan bertemu kaprodi untuk meminta tanda tangan disamping harus bisa memastikan kegiatan akademik saya tidak terganggu. Hal ini dilakukan agar calon penerima benar-benar orang yang tepat. Namun jika tidak tepat? Selain perasaan bersalah, bisa jadi anda merasa berdosa.

Namun, seberat apapun pekerjaan anda, semua akan terasa indah saat terselesaikan. Anda akan merasa puas saat melihat senyum orang yang anda bantu. Merasa bahagia saat orang yang anda bantu juga bahagia. Keikhlasan dan ketulusan anda juga kelak akan dibalas oleh tuhan dengan hal yang lebih indah. Perasaan berat atau ringan sebenarnya adalah suatu hal yang relative. Apabila anda ikhlas membantu, bekerja sepenuh hati, maka pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan. Namun apabila pada hati anda ada noda, tidak ikhlas, riya, maka yakinlah anda tidak akan mendapatkan apapun dari pekerjaan yang anda lakukan selain lelah.

Banyak keuntungan yang didapat dari ADKESMA. Seperti menambah wawasan dan pengalaman anda berhubungan dengan stake holder kampus ( manager mahalum, kaprodi, dosen, dan sebagainya), menambah kedekatan anda dengan mahasiswa, dan rasa puas yang didapat dari hasil kerja setelah membantu mahasiswa, serta menjadi yang pertama mendapat informasi mengenai kampus. Semoga dengan tulisan ini, tidak lagi ada anggapan bahwa ADKESMA gabut, gajelas, atau santai. Pun juga tidak ada maksud agar dipuji, disanjung,ataupun di apresiasi, hanya bermaksud agar tidak lagi dipandang sebelah mata.

 

 

Ihsanul afwan, Wakadiv ADKESMA Himpunan Mahasiswa Antropologi 2015

Jakarta, 15 Agustus 2015

13:28 pm

Please follow and like us:

Leave a Reply