Monthly Archives: February 2019

  • 0

Urus Pindah KTP buat Lajang dan Rumah Sewa, Mudah!

Category : Uncategorized

KTP Baru: Depok

Mungkin banyak diantara teman-teman dari daerah yang sudah bekerja, namun belum menikah masih menggunakan KTP daerah / asalnya, sehingga terkendala pada banyak administrasi seperti; buka tabungan, beli kenderaan, tanah, atau rumah.

Maka ketika kamu baca tulisan ini, kamu beruntung karena artinya kamu riset, cari tahu, atau belajar terlebih dahulu. Jangan seperti saya yang terlalu cepat minta urus ke kampung, baru kemudian googling, baca blog, baca pengalaman orang-orang yang ganti KTP juga setelah dapat SKP (Surat Keterangan Pindah WNI). Ganti KTP berarti ganti KK (Kartu keluarga), artinya teman-teman harus keluar dari KK lama, kemudian membuat KK baru terlebih dahulu. Saat ini, membuat KK tidak perlu lagi telah menikah. Bagi teman-teman yang masih single dan sudah bekerja, sudah bisa membuat KK sendiri. Artinya di KK itu, kepala keluarganya adalah anda sendiri, dan anggota keluarganya juga sendiri :(. Berbeda dengan dahulu, di mana harus sudah menikah, atau “nompang” KK keluarga di tempat yang ingin dijadikan alamat KTP.
Oke, nanti aja ceritanya. Sekarang saya jelaskan dulu cara pindah KTP buat teman-teman yang bekerja di luar daerah asalnya.
1. Datang ke RT (di Sumatera Barat biasanya disebut juga Jorong) untuk minta surat pengantar pencabutan KK, biasanya sudah ada format khusus
2. Minta surat keterangan dari RW (di Sumatera Barat biasanya disebut juga Desa), dengan membawa surat dari RT tadi
3. Datang ke kelurahan / Nagari membawa KK Asli dan surat pengantar dari RT dan RW. Proses ini memakan waktu hingga 10 hari kerja, tergantung daerah masing-masing

Anda akan dapat Surat Keterangan Pindah WNI (SKP WNI). Kemudian, datang ke DISDUKCAPIL (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota. Sebelumnya agar tidak bolak-balik, harap siapkan persyaratan berikut:

  • a. Asli dan Fotocopy 2 rangkap SKP WNI dari daerah asal
  • b. Asli dan Fotocopy 2 rangkap biodata masing-masing yang pindah (biasanya dapat bersama SKP)
  • c. Asli dan Fotocopy KTP Elektronik yang lama. Buat jaga-jaga, saya buat 2 rangkap masing-masing, yakni KTP fotocopy di potong dan berada di satu kertas A4 Full
  • d. Fotocopy buku nikah/ akta perkawinan (kalau single lewatin aja)
  • e. Fotocopy KK daerah asal
  • f. Fotocopy akta kelahiran anak jika kurang dari 17 tahun
  • g. Fotocopy KK wali jika belum 17 tahun
  • h. Surat kuasa jika pengurusan diwakilkan

    Tanda terima berkas di DISDUKCAPIL

Saya hanya melengkapi berkas a,b,c, dan e, kemudian langsung dapat tanda terima berkas SKP WNI. Proses 5 hari kerja.

4. Kemudian, kembali ke DISDUKCAPIL (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) untuk mengambil surat dari DISDUKCAPIL kota tempat baru yang ingin dituju.
Anda harus ke kelurahan. Akan tetapi, anda harus ke RT dan RW tempat anda tinggal (yang baru) terlebih dahulu, meminta surat keterangan/ pengantar. Prosesnya sama seperti nomor satu dan dua.

5. Datang ke kelurahan mengantarkan semua berkas, yakni: Surat dari DISDUKCAPIL, pengantar dari RT dan RW, serta mengisi formulir permohonan pindah KK dan KTP. Proses 14 hari kerja.
Karena tidak sabar, saya iseng datang ketika masih 9 hari kerja, dan ternyata KTP saya sudah jadii!! yeay, ternyata mudah ya. Syukurnya lagi, foto di KTP baru saya masih foto lama, jadi masih terlihat muda, wkkwkw. Sayangnya, KK belum jadi karena kata petugas di sana, minimal memang 14 hari kerja. Tapi it’s okay, saya sebenarnya paling butuh ya KTP. kwkwk

Sekian sharing dari saya, semoga bermanfaat.
Bagi teman-teman yang sudah biasa berurusan birokrasi di negeri ini, pengurusan ini tidak terlalu sulit kok.

Please follow and like us: