Monthly Archives: August 2015

  • 2

Beastudi Muda; Antara Syukur, Bangga, dan Tanggung Jawab

Sore itu, hujan datang. Dari balik kedai kopi yang dindingnya transparan itu, terlihat remaja dengan payung besar hilir mudik mengantarkan orang-orang yang ingin keluar masuk Mall atau terjebak hujan di pojok tempat menuju angkutan umum. Dengan segelas kopi hangat favorit di sisiku, hatiku terenyuh. Betapa sia-sia apa yang aku lakukan selama ini. Jauh-jauh merantau menuntut ilmu, aku malah asyik bersantai, menikmati indahnya dunia, tak bersyukur pula. Shalat berantakan, puasa tak lagi pernah, alquran hanya jadi pajangan. Entah apa yang menghampiriku hari itu, yang jelas aku merasa malu. Malu pada diri sendiri, malu pada keluarga, paling sedu, malu pada Tuhan sang pemberi rezeki. Masih banyak orang diluar yang keadaannya belum sejahtera.

Bukannya tidak ingin berubah, tetapi berbagai cara telah aku lakukan untuk hijrah. Mulai dari pindah ke indekos yang jaraknya hanya beberapa meter dari Masjid, menonton ceramah-ceramah agama di Youtube, hingga membaca buku-buku religi. Tetapi semua itu tak berarti apa-apa. Aku tetap sama, shalat subuh saja masih jam tujuh.

Hingga pada akhirnya berlatar belakang ingin mandiri dan merubah diri, aku menemukan info beastudi MUDA dari PKPU. Tak sekedar beasiswa, beastudi ini ternyata menekankan pada pelatihan spiritual dan mental selain pelatihan bisnis. Dibina di asrama, wajib mengikuti kegiatan hafal alqur’an, dan kegiatan-kegiatan lainnya justru mendorongku mencoba melamar beasiswa ini. Hanya satu syarat yang sebenarnya mengganjalku waktu itu, “finansial”.

Pelamar beasiswa diutamakan adalah mereka yang membutuhkan bantuan finansial. Kuotanya pun hanya sepuluh orang. Aku sempat ragu, tetapi setelah bermunajat pada Allah, hati ini mantap. Seolah mendapat bisikan dari tuhan, aku berfikir “ kan membutuhkan bantuan finansial, bukan harus berasal dari keluarga kurang mampu dan membutuhkan SKTM”. Kalau harus menggunakan SKTM, aku mundur, hal ini karena aku tidak memiliki surat itu.

Sejatinya, apabila dibilang tidak butuh bantuan finansial, aku bohong. Tapi apabila dikatakan butuh, aku seolah tak bersyukur atas apa yang aku dapat selama ini. Dan masalah kuota, biarlah tuhan yang tentukan. Toh aku juga masuk kuota 16 orang yang diterima SBMPTN pada jurusan dengan pelamar mencapai 500-an orang tahun itu. Akhirnya Dengan niat ingin merubah diri dan mandiri tadi, aku mengikuti rangkaian seleksi.

3 Maret 2015, Setelah lulus seleksi awal (seleksi berkas), aku mengikuti seleksi wawancara yang diadakan di DRPM UI. Saat wawancara berlangsung, panitia sempat tercengang saat membaca formulirku pada bagian gaji orang tua. Ya, mungkin dengan jumlah segitu, aku dirasa tak pantas mendapatkan manfaat beasiswa ini. Pun dengan interview itu, saat ditanya mengenai motivasi dan alasanku melamar beasiswa ini, aku menjawab polos dan seadanya “ aku ingin berubah pak, buk”. Selama ini aku jauh dari tuhan, ibadah berantakan, dengan pembinaan ini, aku berharap dapat berubah karena tuntutan lingkungan. Sejujurnya aku tak berharap banyak, pun kalau tidak diterima nanti berarti tuhan belum mengizinkanku untuk dekat pada Nya. Dalam doa aku juga tidak meminta penuh harap tentang beasiswa ini. Aku hanya berkata seperti tadi. “Andai Kau izinkan aku berubah dan lebih dekat pada Mu, luluskanlah aku Tuhan. Jika tidak, aku Ikhlas. Mungkin lain waktu”.

Mendengar ceritaku, para panitia hening sejenak. Senyum manis mulai terpancar dari wajah mba Ozi[1] yang kemudian bertanya “ andai diterima, berapa persen kemungkinan kamu akan mengambilnya?” dengan mantap aku menjawab “99% mbak!” Sebuah jawaban berbeda dari calon penerima lain yang menjawab 50 ;50%; 70:30 %; dan sebagainya. Mutlak saya ambil karena memintanya pada Tuhan. Setelah diberi, tidak mungkin aku ingkar. 1% nya hanya apabila aku mati, atau hal-hal yang tidak diketahui lainnya. Mendengar jawaban ini mba Ozi dan panitia lain tertawa, kemudian mempersilahkan aku untuk pergi.

6 Maret, hp ku berdering. Sebuah panggilan dari nomor yang tak dikenal masuk. Aku mengangkatnya dan ternyata itu dari Bang Firman[2], salah satu panitia yang menyeleksi calon penerima beasiswa. Beliau kembali bertanya tentang data keuangan dan gaji orang tua ku, kali ini lebih serius. Aku menjawab apa adanya. Beberapa saat kemudian, sebuah sms berisi ucapan selamat masuk dari nomor yang sama.

Ya, akhirnya aku diterima dan menjadi penerima manfaat beasiswa ini. Beasiswa kedua ku setelah pernah mendapat beasiswa saat maba dulu. Pikirku hanya tiga; senang, bangga, dan tanggung jawab. Senang karena aku berhasil meraih beasiswa ini; bangga karena menjadi satu dari sepuluh orang yang diterima dari Universitas Indonesia; dan tanggung jawab yang harus aku tepati pada Tuhan seperti janjiku dulu.

Beasiswa ini membina para penerimanya. Diasramakan, dan tentunya ada jam malam. Sebuah petaka bagiku yang sering pulang dini hari karena nongkrong di kampus. Bagi anak FISIP, begadang mungkin sudah menjadi kewajiban. Tugas-tugas yang menumpuk menjadi alasan. Belum lagi aku yang aktif di organisasi. Rapat akan menjadi agenda rutin. Tapi aku sudah bertekad, ini konsekuensi. Jalani saja, syukuri!

Setelah masuk asrama, aku sadar bahwa aku adalah orang yang beruntung. Kata bang Firman, aku adalah penerima di list ke sepuluh (terakhir) dari calon penerima lain. Sembilan nama sudah terisi, tersisa satu yang aku dan beberapa nama lain perebutkan. Masalahnya adalah pada finansialku yang katanya sudah berkecukupan. Tetapi dibanding calon lain, aku paling kompeten. Tak mungkin memaksakan orang yang tidak kompeten meski lebih membutuhkan, ujar bang Firman. Akhirnya Setelah rapat dan koordinasi, panitia memilihku.

Disini, aku bertemu orang-orang hebat yang membuka mataku. Benar bahwa diatas langit masih ada langit. Aku ternyata tak ada apa-apanya dibanding penerima beasiswa lain. Ada Bang Rizki Ananda dari Ilmu Perpustakaan UI 2011 yang menyabet berbagai penghargaan dibidang kewirausahaan; Bang Rasyid Ramdani dari FT 2012 dengan segudang prestasinya. Bang Ammar Yazir Kriminologi 2012 yang jago nge desain[3], Bang Derry dari Geografi 2012 yang sangat mandiri[4], Mahasena Alfafa FT 2013 yang ahli dalam bidang IT[5], Candra Andika Politik 2013 si (calon) politikus ulung[6], Fahruddin Alwi FIB 2013 seorang aktifis muslim yang familiar namanya di kalangan muslim UI, Meika Rizki Syafrino Mesin 2013 yang juga aktif di organisasi agama, dan Faris dari jurusan Kriminologi 2013 yang merupakan Kepala divisi Kewirausahaan BEM FISIP UI. Belum lagi sepuluh wanita hebat penerima beasiswa dari IPB[7]. Dengan lingkungan yang baik inilah aku termotifasi untuk berprestasi lebih tinggi lagi.

Sebuah cerita yang hanya bisa kuungkapkan dengan tulisan, rasa syukur yang dalam pada Tuhan, dan sebuah perjalanan yang menjadi kenangan.

 

 

Ihsanul Afwan

Antropologi UI 2013

BEASTUDI MUDA BATCH 2

[1] aku tahu nama ini setelah lulus beasiswa

[2] Tahu nama setelah masuk juga ..wkwkw

[3] Banyak karya yang dihasilkannya beredar di kampus. Tetapi kita tidak menyadarinya. Ya, memang dia lebih sering bekerja dibalik layar. Karenanya juga dia dijuluki cacing. Cacing adalah makhluk yang menyuburkan tanah, tetapi banyak yang lupa akan jasanya.

[4] Bekerja part time, hidup dengan uang pribadi, dan membeli barang dari usaha sendiri

[5] Berkat bantuannya juga saya dapat membuat website pribadi ini.

[6] Beliau adalah ketua Perhimpunan Mahasiswa Jambi, aktif di organisasi, dan lembaga sosial.

[7] Total penerima beasiswa tiap angkatan 20 orang. 10 akhwan dari UI, dan 10 Ikhwat dari IPB.

Please follow and like us:

  • 0

ADKESMA, Jangan Dipandang Sebelah Mata

Berfikir untuk masuk ADKESMA? Sedang mencari referensi divisi apa yang cocok untuk

anda? Atau hanya sekedar mencari informasi mengenai ADKESMA? Silahkan baca tulisan ini.

Tidak ada maksud untuk menyinggung atau memburukkan divisi lain selain ADKESMA dalam tulisan ini. Hanya mengungkap sesuatu yang tidak diketahui mahasiswa pada umumnya. Sehingga diharapkan mampu merubah paradigm negatif pada ADKESMA selama ini.

——

Suatu ketika saya pernah mengobrol ringan sambil menyeruput ice coffe bersama rekan-rekan saya di tempat favorit kami, kedai kopi yang semua dindingnya terbuat dari kaca bening itu. Hingga sampai pada pembicaraan mengenai ADKESMA, barulah saya sadar bahwa opini ini harus diluruskan. Kebanyakan diantara mahasiswa mengira bahwa ADKESMA bekerja dengan santai, tidak sulit, atau lebih kasar lagi, “Gabut”. Benarkah demikian? Mari saya paparkan fakta-fakta yang (semoga) bisa merubah pandangan Anda tentang ADKESMA.

Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa (ADKESMA) adalah salah satu divisi yang terdapat pada organisasi eksekutif kampus yang selalu ada dari tingkat BEM Universitas, Fakultas, hingga Himpunan (Jurusan). Namun, banyak mahasiswa yang menduga ADKESMA hanya mengurus beasiswa. Dangkalnya, hanya membagikan info-info beasiswanya saja. Dibanding dengan divisi lain, ADKESMA adalah salah satu divisi yang paling tidak terlihat kerjanya. Ya, bagi beberapa orang mungkin pernyataan itu ada benarnya. Karena sejatinya ADKESMA bekerja secara kalem (not published-red). Tahukah Anda? Selain ADKESMA tidak pernah berhenti bekerja mengurus mahasiswa, pekerjaannya juga cenderung dadakan. Misalnya pada hari libur, apabila ada masalah yang menyangkut akademik, psikologis, atau ekonomi mahasiswa, ADKESMA akan diminta turun pertama kali. Maka apabila anda ingin masuk ADKESMA, pertama-tama anda harus siap untuk tidak terlihat bekerja, sekali lagi “tidak terlihat bekerja”, bukan terlihat tidak bekerja. Karena itu adalah dua kalimat yang kontradiktif. Tidak terlihat bekerja maksudnya Anda bekerja memang tidak di publikasi, pun hingar bingar acara seperti acara besar yang diadakan divisi lain. Acara besar yang diadakan ADKESMA sehingga terlihat oleh orang banyak hanya seperti seminar beasiswa, temu bareng dosen, evaluasi bersama, atau pada jurusan saya disebut Listening (Mengumpulkan aspirasi mahasiswa tentang keluh kesah selama periode akademik tertentu). Selebihnya anda akan lebih banyak bekerja dibalik layar.

Semua mahasiswa pernah merasakan manfaat ADKESMA, namun kebanyakan tidak menyadarinya. Masih ingatkah anda saat pertama kali lulus dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini? Kepada siapa anda bertanya tentang hal yang anda ragukan? Selain Samaba(sahabat mahasiswa baru), ADKESMA lah yang bekerja membantu anda bahkan pada hari dimana mahasiswa lain sedang menikmati masa libur panjang. ADKESMA juga yang mengurusi alur pemberian informasi pada calon maba, membantu mengurus BOP nya, menjawab pertanyaan-pertanyaan calon maba yang bertubi-tubi, dan memastikan tidak ada maba yang ketinggalan informasi. Ah, hanya memberi informasi, tidaklah sulit! Its wrong… Pernahkah anda mengalami atau setidaknya bayangkan saat anda duduk bercengkarama dengan keluarga, atau sedang enak-enaknya bermain game, istirahat bersama sahabat, atau serius melakukan sesuatu, tiba-tiba ada sms masuk dari maba yang bertanya tentang irs nya yang tidak bisa di isi, pembayaran biaya kuliah yang gagal, dan berbagai pertanyaan lainnya. Bagaimana cara anda menjawab? Tentu anda harus bertanya pada pihak terkait seperti kemahasiswaan atau mahalum. Pekerjaan ini tidak sebentar. Sampai mahasiswa itu belum selesai urusannya, pekerjaan anda belum usai. Anda harus ikhlas meluangkan waktu untuk hal ini. Tak semudah bayangan anda bukan? Ya tapi tidak juga sesulit yang anda fikirkan jika anda memiliki hati yang tulus untuk membantu. Jadi, hal kedua yang harus anda miliki adalah hati yang tulus ikhlas.

Selanjutnya, mengenai beasiswa. Bagi sebagian orang adalah hal yang biasa, tidak terlalu penting, atau pekerjaan mudah bagi ADKESMA. Tidak begitu juga! ADKESMA sejatinya bertanggung jawab agar informasi ini sampai, hingga mahasiswa yang membutuhkan benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Bahkan untuk beasiswa seperti Bidik Misi, ADKESMA harus bekerja keras membantu penerima beasiswa agar tidak diputus kontraknya. Karena banyak juga mahasiswa yang dengan berbagai alasan tertentu tidak mengikuti kegiatan wajib penerima beasiswa, sehingga harus di advokasi apabila mengalami kendala. Kewajiban ini apabila tidak dilakukan penerima beasiswa, misalnya mengikuti seminar, membuat suatu karya, atau lainnya, bisa diputus kontraknya oleh pemberi beasiswa. Tentu hal ini tidak baik, maka dari itu ADKESMA bekerja mencegah hal ini terjadi. Misalnya menghubungi penerima beasiswa,memastikan dia membuat LPJ, dan sebagainya.

Pada kasus lain misalnya, ada slot beasiswa yang kosong. Dan ADKESMA diminta untuk merekomendasikan nama tertentu yang dirasa berhak atau mahasiswa yang sangat membutuhkan beasiswa. Hal ini tentu juga tidak mudah. ADKESMA harus turun langsung, mengamati, mencermati, dan memilih calon penerima agar tepat sasaran. Apabila sudah ada calon-calon yang didapat, ADKESMA harus mewawancarai calon penerima lagi. Kemudian memeriksa berkas, dan melengkapi data apabila ada yang kurang. Menyita waktu bukan? Pernah suatu ketika deadline penggantian calon penerima beasiswa adalah pada hari dimana saya sedang presentasi pada suatu kelas. Maka dengan segala cara saya bekerja ekstra agar dapat melaksanakan tugas saya seperti meminta surat pada departemen dan bertemu kaprodi untuk meminta tanda tangan disamping harus bisa memastikan kegiatan akademik saya tidak terganggu. Hal ini dilakukan agar calon penerima benar-benar orang yang tepat. Namun jika tidak tepat? Selain perasaan bersalah, bisa jadi anda merasa berdosa.

Namun, seberat apapun pekerjaan anda, semua akan terasa indah saat terselesaikan. Anda akan merasa puas saat melihat senyum orang yang anda bantu. Merasa bahagia saat orang yang anda bantu juga bahagia. Keikhlasan dan ketulusan anda juga kelak akan dibalas oleh tuhan dengan hal yang lebih indah. Perasaan berat atau ringan sebenarnya adalah suatu hal yang relative. Apabila anda ikhlas membantu, bekerja sepenuh hati, maka pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan. Namun apabila pada hati anda ada noda, tidak ikhlas, riya, maka yakinlah anda tidak akan mendapatkan apapun dari pekerjaan yang anda lakukan selain lelah.

Banyak keuntungan yang didapat dari ADKESMA. Seperti menambah wawasan dan pengalaman anda berhubungan dengan stake holder kampus ( manager mahalum, kaprodi, dosen, dan sebagainya), menambah kedekatan anda dengan mahasiswa, dan rasa puas yang didapat dari hasil kerja setelah membantu mahasiswa, serta menjadi yang pertama mendapat informasi mengenai kampus. Semoga dengan tulisan ini, tidak lagi ada anggapan bahwa ADKESMA gabut, gajelas, atau santai. Pun juga tidak ada maksud agar dipuji, disanjung,ataupun di apresiasi, hanya bermaksud agar tidak lagi dipandang sebelah mata.

 

 

Ihsanul afwan, Wakadiv ADKESMA Himpunan Mahasiswa Antropologi 2015

Jakarta, 15 Agustus 2015

13:28 pm

Please follow and like us:

  • 0

Awas Penipuan Berbasis M-Banking

Ihsanul Afwan-

Beberapa saat lalu saya membaca status salah satu teman facebook saya yang coba ditipu melalui kuis berhadiah. Intinya dia di telepon dan disebut mendapat uang jutaan rupiah dan dimintai nomor rekening untuk proses pentransferan hadiah, tetapi karena sudah merasa ditipu, ia tidak memberikan nomor rekeningnya. Penipuan sekarang telah masuk ke tahap lanjut dan serius, tidak lagi hanya mengirim pesan singkat, para pelaku berani menghubungi calon korbannya via telepon. Sebuah modal yang tidak sedikit tetapi mungkin tak berarti jika dibandingkan dengan keuntungan mereka jika berhasil menjalankan misi nya.

Teman saya diatas membuat pilihan tepat dan tidak bertele-tele seperti yang sepupu saya alami beberapa saat lalu. Sepupu saya telah masuk kedalam fase “ korban” karena ketidak tahuannya akan motif pelaku penipuan. untuk motif penipuan sekarang cukup sederhana tetapi meyakinkan. Pelaku meminta nomor rekening kemudian mendaftarkannya pada sms banking. Lalu bagaimana bisa?

Calon korban di telepon  lalu disebut mendapatkan hadiah dari apa lah, misalkan senilai rp.25 juta dari M-kios pengisian ulang pulsa elektrik. Kemudian dia meminta pelaku memberikan nomor rekening, dengan alasan untuk proses pentransfer hadiah. Bagi orang awam hal ini tidak seperti penipuan karena pelaku juga tidak meminta calon korbannya mentransfer uang atau menyebutkan pin atm nya. Jika telah masuk ke tahap berikutnya, pelaku menyuruh korban ke atm untuk proses registrasi (padahal sebenarnya mendaftarkan sms banking). Lalu mulai memberi instruksi kepada calon korban.

Waktu itu sepupu saya menyuruh agar saya  yang mengikuti prosedur dari si penelepon tadi. Sebenarnya dari awal saya sudah mengatakan pada sepupu sayabahwa hal itu tidak benar, tetapi karena sepupu saya ini masih sangat ngotot dan yakin, akhirnya saya menuruti kemauan dia dan mencoba memberi tahunya nanti. Saya juga berani membantu dia karena uang di rekeningnya juga hanya tersisa 65.000 rupiah.

Saat berkomunikasi, agar meyakinkan , maka pelaku mengatakan “saya kan tidak meminta pin bapak, sekarang coba bapak masukkan atm, kita akan daftarkan dulu rekening bapak ke proses pemenang hadiah” setelah di atm, pelakun akan memberi instruksi seperti masukkan atm, pilih bahasa Indonesia, lalu masukkan pin bapak,  dan seterusnya.

Tetapi saat itu saya memilih bahasa Inggris, alhasil saat mengikuti intruksi dari pelaku, saya dibentak karena saat dia bertanya apa tulisan di layar, saya menjawab dengan bahasa inggris.

“sudah dimasukkan pin atm nya pak?” apa tulisan di layar?

Kemudian saya menjawab “sudah, ya nominal uang dan ada other transactions

Pelaku menjawab lagi “ tidak ada pilihan “transaksi lainnya?

Ada mas, nih other transaction, saya menjawab karena dalam bahasa inggris other transactions artinya transaksi lainnya. Ini saya pakai bahasa inggris.

Kemudian pelaku membentak, jangan bahasa inggris dulu bapak, coba ulangi lagi dan pilih bahasa Indonesia (bodoh emang pelakunya , wkwkwk)

Kemudian dia terus memberi intruksi dan bermuara ke pendaftaran sms banking. Saat memasukkan kode otp, di atm kan ada perintah memasukkan nomor handphone, dia menyuruh saya menginput nomor handphone yang kemudian saya ketahui kalau itu bukan nomor handphone sepupu saya. Saya mengetahui kalau ini proses pendaftaran SMS banking karena telah pernah mengurus pembuatan M- banking saya juga setahun lalu. Setelah selesai mengikuti instruksinya, keluarlah kertas transaksi dan bertuliskan bahwa pendaftaran sms banking telah berhasil. Kemudian saya bertanya tentang nomor hp tadi kepada sepupu saya dan dia mengatakan itu bukan nomor miliknya. Maka jelas ini penipuan. kemudian pelaku mengatakan untuk bersabar dan menunggu beberapa menit.

Jpeg

Saya masih penasaran dan mengikuti alur ceritanya—-wkwkwk

Setelah itu, saya mengatakan kepada sepupu saya bahwa nomor rekeningnya sudah di daftarkan sms banking oleh pelaku dan bisa mengakses apapun dari rekening itu. Sepupu saya masih tidak paham, saya juga tidak mengerti mengapa ia sesulit itu memahami apa yang saya katakan. Bahwa ini jelas-jelas penipuan. tetapi dengan kesabaran, saya mencoba lagi menjelaskan seluk beluk m banking. Barangkali diantara pembaca juga ada yang tidak paham mekanisme penipuan ini. Maka berikut akan saya jelaskan.

M banking adalah singkatan dari mobile banking, yaitu sebuah kemudahan transaksi bank dengan menggunakan sms atau internet banking yang telah di daftarkan terlebih dahulu. Internet banking melalui internet dan diberikan akun serta password oleh pihak bank, serta harus memiliki token (alat kecil berisi chip untuk kombinasi kode saat transaksi) sedangkan sms banking yaitu sms berisi perintah kepada pihak bank untuk memproses transaksi kita seperti cek saldo, transfer, pembayaran, dan lainnya hanya dari nomor yang telah di daftarkan. Dengan nomor yang telah di daftarkan tadi, anda bisa mentransfer uang di rekening anda kemanapun dengan layanan ini. Tetapi saat proses pendaftaran itu, nomor hp yang di input bukanlah milik sepupu saya, melainkan milik pelaku. Artinya walaupun dia tidak mengetahui pin atm kita, tetapi ia telah memiliki akses penuh terhadap rekening hanya dengan hp yang nomornya telah di daftarkan tadi. Namun karena sepupu saya tidak memiliki simpanan yang berarti, pelaku mencoba menelepon kami lagi. Dia meminta kami “menabung” di bank sebesar 5 juta rupiah sebagai saldo pancingan di rekening. Karena uang hadiah tadi akan di transfer dan butuh dana pancingan. Kemudian untuk meyakinkan saya dia bilang “saya kan tidak meminta bapak mentransfer ke saya, tetapi hanya menabung saja. Bagi orang yang sampai alur ini tidak paham, maka ia akan menuruti kemauan pelaku. Padahal jelas jika kita memiliki saldo di rekening, tentu akan segera di transfer oleh pelaku ke rekening miliknya menggunakan sms banking tadi. Karena telah membaca alur ceritanya, saya pun mencoba mempermainkan pelaku dengan berpura-pura akan menabung.

“oke mas, jadi cukup menabung 5 juta ya? Oke saya ke bank dulu, saya mencoba memberi harapan.. wkwkwk

Kemudian saya merekam dua percakapan terakhir saya dengan pelaku. Saya kemudian mengkonfirmasi bahwa saya telah menabung, pelaku tampak sangat senang dan buru-buru menutup telepon,” oke pak terimakasih kami cek, a, o, a kami, oh kami cek dulu ke bendahara, jawabnya dengan gugup karena senang.

Tidak berapa lama setelah itu dia menelepon kembali, tetapi dengan nada sedikit tinggi. “ bapak belum mentransfer? Bapak berbohong? Pelaku bertanya dengan nada kesal. Wkwkwk… nih rekaman percakapan terakhir saya. Karena sudah tidak tahan, saya membuka boroknya. Dia tidak tahu kalau orang yang coba di permainkannya adalah mahasiswa. Wkwkwk

Please follow and like us:

  • 0

Aneka Manusia #01 Pembenci

Category : Uncategorized

Pembenci atau Haters adalah orang yang melihat sesuatu secara subjektif. Karena rasa benci akan suatu subjek itu, maka baik atau burukpun segala hal yang berasal atau berhubungan dengan subjek yang ia benci akan buruk baginya. klik disini untuk tahu lebih dalam tentang sifat subjektif.

Pernahkah kamu menemukan sosok orang yang begitu membencimu? Terlepas dari hal ada atau tidak penyebab dia membencimu, tetapi dengan kebencian yang membabi buta di hatinya menutup semua pandangan baiknya terhadapmu. Akibatnya akan banyak dan mungkin semua yang kamu lakukan akan salah di mata nya. Jangan khawatir, orang seperti ini telah rusak hati nya kepadamu. Jika kamu terlalu memikirkannya yang ada adalah sebuah rasa bersalah terus menerus yang akan kamu rasakan dan akhirnya minder. Manusia seperti ini akan memandangmu secara subjektif, akibatnya jika suatu pekerjaan, perkataan, atau perbuatan yang kamu lakukan akan selalu salah bagi dia meski ada orang lain melakukan kesalahan sama terhadapnya. Misalkan seseorang temanmu berkata kepada manusia jenis ini mendapati perlakuan yang berbeda jika kamu juga mengatakan hal yang sama, maka yakinlah kamu sedang di benci. Hatinya kelam dan tidak akan bisa terang kecuali seizin Allah SWT yang maha pembolak-balik hati. Allah maha segalanya, seseorang yang membencimu bisa saja berubah menjadi orang yang paling baik dan mengagumimu. Seperti Umar Bin Khattab yang berubah menjadi pembela rasulullah s.a.w setelah menjadi penentang paling berbahaya sebelumnya bersama Abu Lahab. Begitupula orang yang mengagumi, mencintai, atau menghargaimu bisa menjadi orang yang paling membenci dan menjadi musuhmu suatu saat nanti. Oleh karenanya pula kita sebenarnya dilarang terlalu mengidolakan, mencintai, dan mengagumi seseorang karena bisa saja suatu saat nanti kita membenci.

So, untuk yang mengalami dibenci seperti ini, tenanglah….. Sudah menjadi kodrat manusia pasti akan dicintai dan dibenci. Bahkan rasulullah S.A.W pun memiliki musuh-musuh yang tidak sedikit. Keep calm… ingat kata-kata mario teguh ” menjelaskan dengan jujur kepada pembenci ga ada gunanya. Bicara buruk juga memperparah kebenciannya. Terbaik adalah dengan diam

dan melanjutkan kehidupan baikmu yang justru sebenarnya sebab dari kebencian mereka”

IA-

Jakarta, 8 Desember 2014

23:55 WIB

Please follow and like us:

  • 0

Cara Mengembalikan Keyboard Asus Zenfone 5 yang Hilang Setelah Update System

Tanpa banyak curcol, langsung saja ke inti permasalahannya.

Bagi anda yang memiliki handphone ini pada tahun 2014 dimana asus masih menyematkan OS Jelly Bean pada produknya ini, maka akan menemui masalah saat ada notice update system dan kemudian mengupdatenya.

ini adalah pengalaman pribadi saya, karena notice permintaan untuk update OS yang selalu muncul saat menghidupkan wifi, maka akhirnya saya mengupdatenya juga. Tetapi setelah itu saat akan mengetik, keyboard atau tombol nya tidak keluar. kemudian saya mencoba me reset dan tetap tidak bisa karena saat akan me reset kita diminta memasukkan kode. Tentu ini tidak bisa karena tombol saja tidak muncul. Lalu saya mencari di internet lewat gadget lain dan permasalahan mulai teratasi.

Akan tetapi bahasa dan petunjuknya kurang mudah saya pahami. Maka berikut saya akan mencoba membantu menuliskan lagi dalam bahasa yang mudah dipahami

Intinya, download aplikasi keyboard di PlayStore. Untuk mengetik, coba pilih dengan Voice, sebutkan “Keyboard” secara jelas dan akan terdeteksi kok…

lalu download dan instal. Setelah selesai, keyboard kembali muncul tetapi berbeda tampilan. Jika anda puas, lanjutkan aktifitas.Tetapi  karena saya kurang suka, saya mengembalikan semua pengaturan HP ke pengaturan pabrik lagi (Reset vactory data)

Dan semua kembali normal…

silahkan dicoba, semoga membantu

Please follow and like us:

  • 2

Cara agar Akun COC (Clash of Clans) Terjual mahal

Bagi sebagian orang, COC bukan hanya sekedar hobby, melainkan telah masuk ke ranah bisnis. Alhasil ada beberapa orang yang hobby bermain COC membeli akun yang sudah jadi, sehingga ia tidak perlu repot-repot membangun desa dari awal. Hal ini disebabkan banyak faktor. Bisa jadi ia telah pernah bermain COC dan kehilangan akun nya, kemudian malas untuk mengulang dari awal lagi, atau hanya sekedar ikut-ikutan trend agar dibilang gaul 😀

Terlepas dari itu semua, COC adalah salah satu game yang bisa diperjual belikan. Apalagi setelah supercell memberikan kesempatan satu kali ganti nama bagi tiap akun. Lalu, bagi Anda yang berposisi sebagai orang yang ingin menjual akunnya, bagaimana cara agar akun Anda terjual dengan harga yang tinggi atau maksimal?

Mahal atau murah bersifat relatif, bagi suatu akun TH 10 Mentok yang di hargai Rp. 10 juta misalkan akan disebut murah jika ada yang berhasil menjual TH 9 Mentok dengan harga serupa. Begitu juga sebaliknya. Tapi untuk rata-rata saat ini, Anda bisa menjual akun Anda maksimal dengan Rp. 20.000.000

 

Berikut tipsnya

  1. Tingkatkan level.

Ya semakin tinggi level Anda jelas nilai jual akun Anda juga semakin tinggi. Namun tinggi level harus dibarengi dengan TH yang seimbang. Ada kalanya Anda baru TH 5 tapi sudah level 90, hal ini biasanya karena Anda sering donate. Hal ini tentu tidak juga baik. begitu juga apabila Anda sudah TH 9 tapi baru level 30(prematur)

  1. Maksimalkan deff

Defense adalah salah satu daya tarik pembeli. Apabila Anda sudah level atas tapi def masih belum maksimal, Anda akan disebut prematur. Oleh karena itu biasakan upgrade deff maksimal baru kemudian mengupgrade TH. Pagar juga termasuk defense.

  1. Maksimalkan Trops

Defense terbaik sama pentingnya dengan armada terbaik. Apabila Anda memiliki def yang kuat, tetapi setiap menyerang dalam war Anda tidak maksimal menyumbang bintang untuk clan, atau sulit dalam melakukan penyerangan, maka hal ini juga tidak baik. upgrade lah trops Anda hingga mencapai batas agar nilai jual akun Anda semakin tinggi. Misal apabila Anda TH 9 kebawah, maka wizard sudah harus level 5, archer, barbar, dan Giant level 6, naga level 4, begitu seterusnya

  1. Hias Desa Anda

Maksudnya adalah berikan suguhan terbaik di desa Anda yang tidak dimiliki oleh orang lain. Misalnya? Anda membuat property berupa pohon cemara di pinggir-pinggir desa tertata rapi seperti di single player attack. Hal ini membutuhkan waktu yang lama. Tapi semakin banyak dan semakin rapi pohon cemara itu, semakin mahal pula harganya. Karena pohon ini tumbuh secara alami dan tidak bisa dibuat-buat. Anda hanya bisa menunggu dan membiarkannya hidup. Serupa batu akik yang mahal harganya, pohon cemara yang tumbuh secara alami di pinggir-pinggir desa ini juga akan menjadi sangat mahal karena membutuhkan waktu yang lama dalam proses terciptanya. Selain pohon cemara Anda bisa memelihara semak, batang kayu, atau pohon besar sebagai gantinya tergantung selera Anda. Kalau Anda memilih semak, berarti apabila ada tumbuhan yang tumbuh selain semak Anda harus menyingkirkannya.

  1. Miliki akun email yang sehat

Email yang sehat adalah email yang jelas identitasnya(termasuk no hp, email pemulihan, biodata, dan lainnya). Sehingga apabila email Anda di hack atau Anda lupa password, Anda akan dengan mudah mengembalikannya. Apabila Anda memiliki akun dengan email seperti ini, maka akun Anda dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi.

  1. Jangan gunakan kesempatan ganti nama

Setiap akun coc diberi kesempatan oleh supercell untuk berganti nama SEKALI. Walau beberapa orang yang mengatakan tinggal mengirm email ke supercell, tetapi akan lebih baik apabila Anda benar-benar memiliki akun yang masih perawan. Istilahnya akun Anda belum pernah menggunakan kesempatan berganti namanya. Sehingga apabila ada yang ingin membeli akun Anda, ia dapat dengan mudah mengganti nama sesuai yang diinginkannya.

  1. Tergantung cara Anda memasarkannya

Terakhir, semua tergantung Anda. Apabila Anda memasarkan dengan asal-asal dan harga murah, tentu akun Anda akan terjual dengan harga murah. Tetapi apabila Anda adalah seorang yang hebat dalam bidang marketing, misal saat menawarkan akun Anda, Anda mengatakan bahwa akun ini memiliki email sehat, belum berganti nama, dan ada pohon cemara disekitar desa, atau apapun yang membuat orang lain tertarik, maka Anda akan mendapatkan harga yang tinggi untuk akun Anda.

Sekian tips ini, semoga berhasil. Jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa

 

Sanuel, Takor Fisip UI

Please follow and like us:

  • 0

Prioritas dalam Upgrade Trops (Pasukan) di Clash of Clans

Category : Uncategorized

Bingung saat memilih untuk mengupgrade trops ?

Perlu diperhatikan bahwa setiap pemain COC sejati pasti akan pernah mengalami kebingungan dalam memilih trops yang akan ia upgrade terlebih dahulu. Misalkan dengan modal 6juta elixir, bisa mengupgrade Archer dan Giant ke level 6 serta pekka ke level 3. Pertanyaannya trops yang mana yang akan di upgrade?

Solusinya adalah ingat prioritas penyerangan Anda. Jika Anda adalah seorang yang mengutamakan War dan terbiasa menggunakan Gowipe( Kombinasi Golem-Wizzard-Pekka) dalam menyerang, maka Pekka ke level 3 adalah pilihan terbaik. Namun jika Anda lebih sering dalam raid dan jarang war, mengupgrade archer adalah solusinya. Begitu juga dengan giant. Jadi semua tergantung Anda, tanyalah diri Anda sendiri. Tidak perlu bertanya kepada orang lain, karena Anda lebih mengetahui kebutuhan Anda.

Sekian, terimakasi

Sanuel, Takor Fisip UI

Please follow and like us: